Label

Jenis Dan Budidaya Ikan Gurami

Advertisemen
Pada Artikel sebelumnya saya sudah membahas tentang Pengenalan Ikan Gurami, Asal usul, Klarifikasi, ciri-ciri, sifat biologis dan jenis pakan untuk ikan gurami. Untuk mengenal lebih jauh mengenai ikan yang satu ini saya akan melanjutkan pembahasan mengenai ikan yang satu ini.

F. Jenis-jenis Gurami
Menurut warna tubuhnya, gurami digolongkan ke dalam tiga jenis, yaitu gurami hitam, gurami putih, dan gurami belang. Dalam perkembangannya, gurami putih dikenal sebagai gurami berwarna tubuh terang. Sementara gurami hitam dan belang-belang digolongkan ke dalam gurami berwarna tubuh gelap atau abu-abu. Sementara itu, berdasarkan bentuk tubuh dan warnanya, dikenal beberapa jenis gurami sebagai berikut.
  1. Gurami Angsa Bentuk tubuh gurami yang di daerah Sunda disebut dengan gurami soang ini relatif panjang, mencapai 65 cm. Berat tubuhnya mencapai 6-12 kg per ekor atau rata-rata 8 kg per ekor.Warna tubuhnya abu-abu dengan sisik yang relatif lebar. Produktivitas telur gurami angsa tergolong cukup banyak. Di Tasikmalaya dan sekitarnya, gurami jenis ini juga dikenal sebagai gurami galunggung.
  2. Gurami Jepang Ada yang menyebut gurami ini dengan panggilan gurami lepun. Panjang tubuhnya lebih pendek dibandingkan dengan gurami angsa. Warna tubuhnya abu-abu kemerahan, terutama di ujung sirip-siripnya. Bentuk sisiknya kecil. Beratnya mencapai 3,5 kg dengan panjang sekitar 45 cm.
  3.  Gurami Blausafir Ciri fisik gurami ini hampir sama dengan gurami jenis lain, hanya saja warna tubuhnya merah muda cerah. Berat maksimum mencapai 2 kg per ekor. Produktivitas telur mencapai 5.000-7.000 butir. 
  4. Gurami Paris Tubuh gurami ini berwarna merah muda cerah, tetapi kepalanya berwarna putih. Terdapat bintik-bintik hitam di sekujur tubuhnya. Berat maksimum mencapai 1.5 kilogram. Produktivitas telurnya mencapai 5.000-6.000 butir.
  5. Gurami Porselen Tubuh gurami ini berwarna merah muda cerah. Ukuran kepalanya, relatif kecil. Gurami porselin unggul dalam menghasilkan telur, mencapai 10.000 butir- setiap kali pemijahan. Karena itu, gurami ini paling dicari oleh para pembenih sebagai gurami unggul. Berat induknya mencapai 1,5-2 kg.
  6.  Gurami Bastar Tubuh gurami ini berwarna agak kehitaman, tetapi kepalanya berwarna putih. Bentuk sisiknya besar-besar. Laju pertumbuhannya tergolong cepat, tetapi produktivitas telurnya hanya 2.000-3.000 butir setiap kali pemijahan.
  7. Gurami Kapas Tubuh gurami ini berwarna putih keperakan mirip kapas. Bentuk sisiknya besar. Benih gurami kapas tergolong cepat tumbuh, beratnya mencapai 1 kg per ekor dalam waktu sekitar 1-3 bulan sejak menetas. Produktivitas telur mencapai 3.000 butir setiap kali pemijahan. 
  8. Gurami Batu Tubuh gurami ini berwarna hitam. Sisiknya kasar. Pertumbuhannya tergolong lambat dibandingkan dengan jenis lain. Beratnya hanya mencapai 0,5 kg dalam waktu 13 bulan sejak menetas.

G. Teknologi Budi Daya Ikan Gurami
Dibandingkan dengan ikan ekonomis lainnya, laju pertumbuhan gurami tergolong lambat, tetapi bukan berarti tidak bisa dipacu. Meningkatkan produktivitas gurami dapat dilakukan melalui pemeliharaan yang baik. Meliputi padat penebaran yang tepat, pengelolaan air yang baik, pemberian pakan yang tepat, jumlah pakan yang mencukupi, serta penanggulangan hama dan penyakit. Teknik budi daya secara intensif untuk menghasilkan gurami dengan produktivitas tinggi dan pertumbuhan yang cepat merupakan perbaikan dari teknik pemeliharaan konvensional yang selama ini Iazim dilakukan peternak gurami. Teknik pemeliharaan secara intensif untuk membongsorkan gurami sudah harus diterapkan mulai dari tahap pembenihan,pendederan,hingga pembesaran. Beberapa bentuk penerapan teknik pemeliharaan intensif yang telah dilakukan di antaranya pembenihan secara terkontrol dalam ruang tertutup (indoor hatchery), penetasan telur di dalam akuarium, perawatan benih sistem resirkulasi dan pemeliharaan benih dalam hapa, serta pendederan dan pembesaran intensif secara terkontrol dalann wadah khusus (bak atau karamba jaring apung (KJA)).
Dengan pemeliharaan secara intensif, benih yang dihasilkan akan memiliki kualitas baik, sehat dan seragam ukurannya. Tingkat kehidupannya mencapai 85-90%, lebih besar dari pemeliharaan benih biasanya yang tingkat kematiannya mencapai 50-70%. Media yang dipakai dalam pendederan dan pembesaran secara intensif adalah keramba jaring apung. Benih yang digunakan untuk memproduksi gurami ukuran konsumsi (berat minimum 500gram per ekor), sebaiknya sudah memiliki berat sekitar 100 gram per ekor dan berasal dari lokasi yang ketinggian dan iklimnya sama dengan lokasi pembesaran. Benih yang memenuhi persyaratan tersebut biasanya memiliki laju pertumbuhan cepat.

Berdasarkan jenis-jenis gurami yang banyak dikembangkan saat ini, jenis yang dinilai memiliki keunggulan dalam jumlah benih yang dihasilkan adalah gurami blausafir, gurami angsa, dan gurami paris. Ketiga jenis gurami tersebut memiliki jumlah telur yang sangat banyak, lebih dari 5.000 butir per periode bertelur. Namun, untuk tujuan mengejar pertumbuhan, gurami yang di budidayakan sebaiknya dari jenis bastar. Gurami jenis ini memiliki ukuran tubuh paling besar, daya tahan tubuhnya relatif kuat, dan laju pertumbuhannya relatif cepat.

H. Pola Produksi Ikan Gurami
Seperti budidaya ikan air tawar lainnya, pola produksi gurami juga dapat disesuaikan dengan kecenderungan permintaan pasar. Hal ini mungkin dilakukan karena aspek perkembangannya relatif lebih mudah, yaitu bisa memijah secara alami sepanjang tahun (tanpa mengenal musim). Artinya pembudidayaan bisa memproduksi gurami sesuai dengan kemampuan dan ketersediaan dana dan luas kolam yang dimilikinya.
Pola produksi gurami terdiri dari subsitem budi daya tersebut saling terkait. Benih gurami dikolam pembesaran merupakan hasil pendederan, sedangkan benih yang didederkan merupakan hasil dari kegiatan pembenihan. Namun, variasi ukuran hasil produksi pendederan dan pembesarannya lebih banyak karena tahapan kedua subsistem ini juga lebih banyak tingkatannya. Karena itu, peluang usaha budidaya gurami menjadi lebih banyak dibandingkan dengan peluang usaha budidaya ikan konsumsi lain. Dengan demikian, setiap orang yang akan terjun ke bisnis budidaya gurami memiliki banyak pilihan dari setiap subsistemnya.

Masih banyak materi yang ingin saya sampaikan mengenai ikan jenis ini, dan untuk artikel berikutnya masih mengenai Ikan Gurami, jangan sampai ketinggalan ya teman. Terimakasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat.
Advertisemen

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
Disqus Comments
© Copyright 2017 Rajin Membaca - All Rights Reserved - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger