Detik Detik Proklamasi

Advertisement
Your Ads Here
RajinMembaca.com - Naskah proklamasi dibacakanpada tanggal 17 Agustus 1945 pukul 10.00 di Jalan Pengangsaan No. 56 Jakarta (sekarang Jalan Proklamasi) oleh Soekarno. Hari itu kemudian ditetapkan sebagai hari kemerdekaan RI. Pada tahun-tahun berikutnya, hari ini selalu diperingati dengan khidmat oleh seluruh rakyat Indonesia.

Berita tentang proklamasi kemerdekaan Rl disebarluaskan ke seluruh tanah air melalui radio, koran, dan kurir khusus. Selanjutnya, berita ini pun tersebar ke seluruh dunia. Dengan proklamasi berarti rakyat indonesia bebas dari belenggu penjajah sehingga rakyat Indonesia dapat menentukan arah dan visi bangsa sesuai dengan kehendak rakyat. Setelah peristiwa penting ini, pemimpin kita disibukkan dengan kegiatan melengkapi perihal dengan berdirinya suatu negara. Perihal penting itu meliputi penetapan undang-undang dasar, penetapan lambang negara, penetapan bahasa persatuan, dan penetapan lagu kebangsaan. Hal yang juga penting adalah penetapan sumber penghasilan negara.

Ir. Soekarno

Peranan BPUPKI don PPKI
Sebelum proklamasi kemerdekaan RI dibacakan, sebelumnya telah dibentuk Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tanggal 28 Mei 1945. Badan itu beranggotakan 63 orang yang diketuai Dr. Radilman Widyodiningrat yang bertugas untuk merumuskan Undang-Undang Dasar dan dasar negara. Pada sidang pertama BPUPKI dari tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945 ditetapkan Pancasila sebagai dasar negara. Pada sidang kedua, tanggal 16 Juli 1945 BPUPKI menyelesaikan RUUD (Rancangan Undang-Undang Dasar) yang selanjutnya menjadi cikal bakal dari UUD 1945.

Selain BPUPKI, dibentuk juga PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesie) yang bertugas untuk mempersiapkan semua hal yang berkaitan dengan negara merdeka. Misalnya, penetapan presiden dan wakil presiden, jenis dan jumlah departemen, dan penetapan kepala departemen. PPKI diketuai oleh Soekarno, sedangkan wakil ketuanya adalah Mohammad Hatta.
Hasil sidang pertama PPKI dihasilkan beberapa keputusan penting, yaitu
Mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar, Yang lazim disebut UUD 1945
Menetapkan Soekarno sebagai presiden dan Mohammad Hatta sebagai wakil presiden,
Sebelum MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat) terbentuk, maka tugas presiden dibantu oleh Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).

Hasil sidang kedua PPKI pada tanggal 19 Agustus 1945 adalah menetapkan susunan anggota kabinet, Selain itu, pada sidang kedua ini ditetapkan wilayah RI yang tersebar dalam 8 provinsi, yaitu
  1. Sumatera dengan Gubernur Teuku Mohammad Hassan. 
  2. Jawa Barat dengan Gubernur Sutardjo Kartohadikusumo. 
  3. Jawa Tengah dengan Gubernur R. Pandji Suroso. 
  4. Jawa Timur dengan Gubernur R. M. Suryo. 
  5. Sunda Kecil (Nusa Tenggara) dengan Gubernur Mr. I Gusti Ktut Puja. 
  6. Maluku dengan Gubernur Mr.J. Latuharhary. 
  7. Sulawesi dengan Gubernur Dr. G.S.S.J Ratulangi, dan 
  8. Kalimantan dengan Gubernur Ir. Pangeran Mohammad Noor. 
Riwayat Hidup Tokoh Proklamasi
Beberapa tokoh yang paling banyak perannya dalam kemerdekaan Indonesia adalah Ir. Soekamo, Drs. Mohammad Hatta, M. Achmad Soebardjo, dan Fatmawati. Mereka ini berjasa dalam menyiapkan naskah proklamasi, bendera, perangkat upacara, dan termasuk menyiapkan konsumsi sesudah upacara. Ir. Soekarno dilahirkan di Surabaya pada tanggal 6 Juni 1901. Dalam era kemerdekaan beliau biasa disapa dengan Bung Karno. Beliau menamatkan jenjang pendidikan dasar dan menengah pada sekolah Belanda, HBS, ELS, dan AMS, Setelah menamatkan AMS, beliau melanjutkan ke THS Bandung(sekarang ITB) dan berhasil meraih gelar insinyur pada tahun 1925. Meskipun latar belakang pendidikannya berlatar belakang teknologi, Bung Karno Iebih banyak aktif dalam kegiatan politik terutama kegiatan untuk kemerdekaan RI. Bung Karno mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) pada tahun 1927. Selain itu, Bung Karno juga mendirikan Putera (Pusat Tenaga Rakyat). Karena kegiatan politiknya, beberapa kali Bung Karno dipenjarakan, yaitu pada tahun 1930. Pada tahun 1933, beliau diasingkan ke Ende, Flores, dan setelah itu beliau ditahan di Bengkulu. Bung Karno termasuk salah seorang konseptor naskah proklamasi dan rumusan Pancasila. Dengan perjuangan beliau yang begitu gigih tanpa kenal lelah, Indonesa, mampu merdeka dan kedudukannya sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Beliau merupakan presiden pertama RI.

Sedangkan Drs. Mohammad Hatta lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat tanggal 12 Agustus 1902. Bung Hatta menyelesaikan pendidikannya di ELS, MULO, dan PHS. Gelar sarjananya diperoleh dari Handels Hogeschool di Belanda. Selama di Belanda, beliau mendirikan Perhimpunan Indonesia pada tahun 1926 yang memperjuang-kan Indonesia merdeka. Karena dianggap Belanda berbahaya, Bung Hatta diajukan ke pengadilan Belanda pada tahun 1928. Namun, pengadilan tidak dapat membuktikan kesalahannya sehingga beliau langsung dibebaskan. Bung Hatta kembali ke indonesia pada tahun 1932 dan beliau mendirikan Partai Pendidikan Nasional indonesia. Bung Hatta juga sempat ditahan Belanda dan di asingkan ke Boven Digul, Provilsi Papua, selanjutnya beliau diasingkan lagi di Belanda Neira, Maluku dan terakhir beliau ditahan di sukabumi. Seperti juga Bung Karno, Bung Hatta juga merupakan unsur pimpinan dalam organisasi Putera. Bung Hatta ikut mendampingi Bung Karno dalam memproklamasikan kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 945. Bung Hatta merupakan figur yang disiplin, taat beragama, dan berdedikasi tinggi. Bung Hatta mengundurkan diri sebagai Wakil Presiden pada tahun 1956. Pada tahun 1980, beliau wafat.

Ibu Fatmawati berjasa dalam mempersiapkan proklamasi Indonesia. Salah satu jasanya adalah menjahit bendera pusaka yang dikibarkan pada tangga 17 Agustus 1945. Beliau dilahirkan di Bengkulu pada tahun 1943. Ibu fat sebagaimana dia biasa dipanggil adalah Ibunya Megawati Soekarnoputri, yang menjabat sebagai presiden RI yang ke-5. Ibu Fatmawati meninngal di kuala lumpur pada tanggal 14 Mei 1980. ( Nur Aliah 27 Januari 2018)
Advertisement
Your Ads Here

You might also like

0 Comments


EmoticonEmoticon